
Nama : Helda Ferina
Kelas : 4 PA 05
NPM : 10507108
Fungsi Data Base dalam psikologi
Data base atau lebih dikenal di masyarakat dengan sebutan basis data merupakan kumpulan informasi yang disimpan di dalam suatu komputer dengan secara sistematik sehingga dapat diperiksa dengan menggunakan suatu program komputer dengan tujuan memperoleh informasi dari basis data tersebut. Selain itu data base juga dapat diartikan sebagai kumpulan data yang saling berhubungan , yang mana hubungannya dapat ditujukan dengan adanya kolom kunci dari tiap table yang ada. Data base mempunyai beberapa ciri-ciri utama, yaitu adalah efesiensi meliputi kecepatan ,ukuran dan juga ketepatan, data dalam jumlah yang besar, dan berbagi pakai. Istilah data base pertama-tama memang berasal dari ilmu komputer walaupun kemudian istilahnya semakin meluas.
Data base memiliki atau terdiri dari beberapa tipe. Tipe-tipe data base tersebut adalah data base hierarkis yang dimana pada data base ini field atau record diatur di dalam kelompok yang menyerupai digram pohon, yang kedua adalah data base jaringan, pada data base jaringan ini mirip dengan data base hierarkis perbedaannya hanya saja pada data base jaringan ini setiap record child memiliki lebih dari satu record parent, selanjutnya adalah data base relasional, dimana menghubungkan data pada file yang berbeda dengan menggunakan sebuah kunci data yang umum, selanjutnya adalah data base berorientasi objek yang merupakan model yang menggunakan suatu objek sebagai perangkat lunak yang ditulis di dalam potongan kecil yang kemudian dapat digunakan kembali untuk elemen di dalam file database, yang terakhir adalah data base multidimensial yang memodelkan data sebagai fakta, dimensi atau numerik untuk dapat menganalisa data di dalam jumlah yang besar.
Data base memiliki beberapa elemen-elemen yang pertama adalah tipe, dimana tipe ini terdiri dari enterprise, entity, attribute dan juga record dan elemen yang kedua adalah isi atau nilai yang terdiri dari data file,data record dan juga data value. Data base mempunyai beberapa manfaat, manfaatnya adalah
1. Sebagai kompoten utama dalam system informasi
2. Menentukan kualitas system informasi yaitu cepat, akurat dan juga relevan
3. Untuk mengatasi kerangkapan data
4. Menyusun format yang standar dari sebuah data
5. Membantu mengatasi kesulitan dalam mengakses data
Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa istilah data base pertama kali dikenal di bidang komputer tetapi lama kelamaan istilah data base semakin meluas, selain memiliki kegunaan dalam ilmu komputer data base juga memiliki kegunaan atau fungsi di dalam bidang psikologi, contohnya dalam mencari data atau memasukan data mengenai calon pegawai dan seleksi pegawai. Selain itu di dalam bidang psikolgi data base juga bermanfaat sebagai tempat untuk menyimpan penilaian kerja seseorang,bagaimana kinerjanya di kantor dan dengan adanya penilaian yang disimpan di database ini maka bagaimana grafik kinerja seseorang dari tahun ke tahun dapat disimpan.
Referensi :
http://aurino.com/wordpress/?p=17
http://blog.ub.ac.id/pandalaot/2010/10/18/sebuah-rangkuman-materi-database/
http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2068242-manfaat-database/
Nama : Helda Ferina
Kelas : 4 PA 05
NPM : 10507108
Dampak Sistem Informasi Psikologi
Sistem informasi merupakan suatu aplikasi komputer yang berguna untuk mendukung operasi dari suatu organisasi operasi, intalasi dan perawatan computer, perangkat lunak dan data. Suatu dapat dikatakan suatu system jika memenuhi dua syarat, yaitu adalah
1. Memiliki bagian-bagian yang bagian tersebut saling berinteraksi dengan maksud untuk mencapai tujuan tetentu
2. Sistem harus memiliki tiga unsur yaitu adalah input, proses dan juga output.
Perkembangan teknologi sistem informasi memiliki dampak positif dan negatif di masyarakat, dampak positifnya adalah teknologi informasi dan juga komunikasi dapat membantu menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang lebih cepat, akurat, mudah serta efisien dan disamping itu pekerjaan yang telah kita selesaikan dapat disimpan dengan jangka waktu yang lama, serta di dalam bidang kesehatan pengembangan teknologi system informasi juga bermanfaat untuk dapat memberikan pelayanan yang terpadu kepada masyarakat dari pendaftaran pasien sampai kepada system penagihan yang dapat dilihat melalui internet.
Jadi dari beberapa dampat tersebut maka dapat disimpulkan dampak psikologi dari perkembangan teknologi sisitem informasi secara positif adalah kepuasan yang di dapat di dalam diri individu yang bersangkutan karena dengan adanya pengembangan teknologi system informasi ini mereka dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan baik yang dapat memberikan kepuasan tersendiri terhadap diri mereka.
Dampak negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi system informasi adalah kecepatan perubahan akan mengurangi waktu respon di dalam hal menghadapi persaingan, ketergantungan system dan kerentangan system, kejahatan dan penyalahgunaan computer, serta potensi berkurangnya lapangan kerja. Jadi dapat disimpulkan bahwa dampak negatif dari pengembangan teknologi system informasi adalah ketergantungan di dalam diri penggunanya terhadap teknologi ini dan tidak mau berusaha atau malas mengerjakan sesuatu tanpa menggunakan teknologi dan juga karena lapangan kerja yang berkurang maka akan banyak pengangguran dan dapat munculnya stress di dalam seseorang yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan karena posisisnya telah digantikan oleh teknologi system informasi.